Tuesday, November 10, 2009

Tempat Wisata di Kota Palembang

Jika Anda berkunjung ke Palembang, kota terbesar kedua di Pulau Sumatera, atau jika Anda memang warga kota metropolis ini mungkin Anda ingin jalan-jalan. Berikut ini beberapa alternatif tempat wisata di Palembang:
a. Jembatan Ampera dan Sungai Musi
b. Plaza Benteng Kuto Besak
c. Masjid Agung Palembang
d. Masjid Lawang Kidul
e. Kampung Kapitan
f. Danau OPI
g. Pulau Kemaro
h. Hutan Wisata Punti Kayu
i. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II
j. Museum Balaputra Dewa
k. Museum Tekstil
l. Kambang Iwak
m. Bukit Siguntang
n. Kawah Tengkurep
o. Prasasti Kedukan Bukit
p. Taman Purbakala di Kecamatan Gandus
q. Fantasy Island
r. Bundaran Air Mancur
s. Bundaran Jakabaring beserta Monumennya
t. Dekranasda

Wednesday, October 7, 2009

CPNS Kementerian Negara Lingkungan Hidup 2009

Diumumkan bahwa Kementerian Negara Lingkungan Hidup RI membuka kesempatan bagi yang berminat sebagai CPNS di lingkungan Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk mengisi formasi tahun anggaran 2009, untuk ketentuan lihat 2 lampiran dibawah ini :

Sumber:
Biro Kepegawaian
Kementerian Negara Lingkungan Hidup

CPNS Departemen Kesehatan RI Tahun 2009

P E N G U M U M A N

NOMOR : KP.01.02.1.1.0514

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN KESEHATAN TAHUN 2009

Departemen Kesehatan RI membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia lulusan D-III/D-IV/S1/S2 untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Departemen Kesehatan Tahun 2009 yang akan ditempatkan di Kantor Pusat dan seluruh Unit Pelaksana Teknis milik Departemen Kesehatan di Daerah.
1. PERSYARATAN UMUM :

a. Warga Negara Republik Indonesia.

b. Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat 01 Desember 2009.

c. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan.

d. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri maupun pegawai swasta.

e. Tidak berkedudukan sebagai Calon/PNS, Calon/Anggota TNI/Polri, anggota/pengurus partai politik dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain.

f. Berbadan sehat.

2. PERSYARATAN KHUSUS

a. Bagi pelamar yang mendaftar untuk mengisi formasi Dokter/Dokter Gigi :

• Memiliki STR sebagai Dokter/Dokter Gigi.

• Tidak berstatus sebagai peserta PPDS.

• Prioritas pasca PTT (Pegawai Tidak Tetap).

b. Pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Non Kesehatan (Ilmu Komputer, Ekonomi dan lain-lain) melampirkan foto copy Transkrip yang mencantumkan peminatan atau Surat Keterangan yang menyatakan program studi/peminatan/jurusan dari institusi.

c. Peminatan formasi pendidikan S2 harus melampirkan ijazah D-IV/S1 yang sejalur/sesuai dengan program studi.

d. Peminatan pada Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk formasi pendidikan D-III Kesehatan Lingkungan dan S1 Kesehatan Masyarakat hanya untuk Pria.

3. ALOKASI FORMASI

Alokasi formasi pada setiap propinsi dapat dilihat secara lengkap di lembar terlampir.

4. JADWAL KEGIATAN :

Pengumuman Alokasi Formasi dimulai tanggal 05 Oktober 2009
No Kegiatan Waktu
1. Pendaftaran registrasi on-line 11 – 14 Oktober 2009
2. Pengiriman berkas ke PO Box propinsi peminatan (Daftar Nomor PO Box terlampir) 11 – 22 Oktober 2009
3. Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi 26 Oktober 2009
4. Pengambilan Kartu Peserta Ujian di Propinsi Peminatan 27 – 29 Oktober 2009
5. Pelaksanaan Ujian Tulis 31 Oktober 2009
6. Pengumuman Kelulusan Ujian Tulis 14 Nopember 2009
7. Daftar ulang secara on-line bagi peserta yang lulus Ujian Seleksi 15 – 17 Nopember 2009
8. Pemberkasan di Unit Kerja Peminatan 19 – 30 Nopember 2009

5. TAHAPAN SELEKSI PENERIMAAN CPNS

5.1. Registrasi On-line

a. Pendaftaran pelamar dilaksanakan secara on-line melalui www.ropeg-depkes.or.id dan www.kepegawaian.depkes.go.id mulai tanggal 11 s/d 14 Oktober 2009.

b. Melakukan registrasi on-line yang dapat diakses dalam website dengan memperhatikan langkah-langkah pengisian secara cermat dan hati-hati. Kesalahan pengisian sehingga terjadi ketidaksesuaian dengan dokumen pendukung mengakibatkan ketidaklulusan proses seleksi administrasi.

c. Setiap pelamar hanya diperkenankan mendaftar pada 1 (satu) peminatan unit kerja dan tidak diperkenankan untuk mengubah pilihan peminatan yang sudah didaftarkan.

d. Mencetak hasil registrasi on-line, menempel 1 (satu) lembar pas foto berwarna yang terbaru ukuran 4 x 6 dan menandatangani print out registrasi on-line tersebut.

e. Registrasi on-line baru akan diproses setelah berkas lamaran diterima Panitia melalui PO Box di propinsi peminatan.

5.2. Pengiriman Berkas Pendaftaran

a. Berkas pendaftaran disampaikan melalui Pos dengan kilat khusus/tercatat/ekspres.

b. Panitia hanya menerima berkas yang dikirimkan melalui PO Box pada masing-masing propinsi peminatan mulai tanggal 11 Oktober 2009 dan diterima di PO Box selambat lambatnya tanggal 22 Oktober 2009 pukul 15.00 waktu setempat. Berkas yang diterima PO Box setelah tanggal 22 Oktober 2009 pukul 15.00 waktu setempat tidak akan diproses.

c. Setiap pelamar hanya diperkenankan mengirimkan 1 (satu) berkas pendaftaran dan berkas yang sudah dikirimkan menjadi hak milik Panitia yang tidak dapat diminta kembali.

d. Berkas yang dikirimkan sebelum tanggal 11 Oktober 2009 dianggap tidak berlaku.

e. Berkas pendaftaran 1 (satu) rangkap harus disusun dengan urutan sebagai berikut :

1) Asli print out registrasi on-line (ditandai dengan barcode) yang telah ditanda tangani pelamar dan ditempel pas foto berwarna yang terbaru ukuran 4 x 6.

2) Foto copy Ijazah (D-III, D-IV, S1, S2) yang dilegalisir dan dicap basah oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara No. 11 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002 (terlampir), untuk : Pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Non Kesehatan (Ilmu Komputer, Ekonomi dan lain-lain) harus melampirkan foto copy Transkrip yang mencantumkan peminatan atau Surat Keterangan yang menyatakan
program studi/peminatan/jurusan dari institusi.
Peminatan formasi pendidikan S2 harus melampirkan ijazah D-IV/S1 yang
sejalur/sesuai dengan program studi.
ƒ
Ijazah pendidikan dari luar negeri dilengkapi dengan surat penetapan pengesahan/penyetaraan dari Menteri Pendidikan Nasional.

3)Asli Surat Keterangan Berbadan Sehat terbaru yang dikeluarkan oleh Dokter
Puskesmas/RSUD/RSUP/RS TNI-Polri (minimal diterbitkan September 2009).

4) Foto copy dilegalisir dan dicap basah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku pada saat registrasi on-line.

5) Bagi Dokter/Dokter Gigi :

a) Foto copy Surat Tanda Registrasi (STR) tidak perlu dilegalisir.

b) Foto copy dilegalisir dan dicap basah Surat Keterangan Selesai Penugasan/Selesai
Masa Bakti (SMB) yang diterbitkan Dinas Kesehatan Propinsi Penugasan (bagi
Dokter/Dokter Gigi pasca PTT yang mencantumkan Surat Keterangan Selesai
Penugasan/SMB dalam registrasi on-line). Legalisir dapat dilakukan pada Dinas
Kesehatan Propinsi setempat sepanjang dapat menunjukkan asli Surat Keterangan
Selesai Penugasan tersebut.

Bagi Dokter/Dokter Gigi PTT yang dalam masa perpanjangan dapat melampirkan foto copy SK Pengangkatan kembali yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan sebagai pengganti Selesai Masa Bakti/Surat Keterangan Selesai Penugasan yang dilegalisir dan dicap basah oleh Dinas Kesehatan Propinsi/Kabupaten tempat bertugas.

Contoh :

• SMB di Propinsi Maluku saat ini berdomisili di Jakarta, maka legalisir dapat dilakukan oleh Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta dengan menunjukkan asli Surat Keterangan Selesai Penugasan/SMB.

• Dokter/Dokter Gigi PTT saat ini bertugas dalam masa perpanjangan di Kabupaten Batanghari Propinsi Jambi, maka legalisir dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari atau Dinas Kesehatan Propinsi Jambi.

6) Foto copy Sertifikat Keteladanan dari pemerintah bagi Dokter/Dokter Gigi/Bidan (bila ada).

f. Susun dan jepit seluruh dokumen sesuai urutan butir e diatas dan masukkan ke dalam map kertas. Warna map adalah sebagai berikut :

• Warna map hijau untuk D-III Tenaga Kesehatan.

• Warna map merah untuk D-III Non Tenaga Kesehatan.

• Warna map kuning untuk D-IV/S1/S2 Tenaga Kesehatan.

• Warna map biru untuk S1/S2 Tenaga Non Kesehatan (Contoh : Psikolog, Dokter Hewan, Biologi).

Pada sampul map tersebut ditulis :

1) Nama peserta

2) Nomor pendaftaran

3) Kualifikasi pendidikan, contoh : D-III Komputer, Sarjana Kesehatan Masyarakat.

Kemudian map tersebut dimasukkan ke dalam amplop warna coklat, pada sampul amplop ditulis :

Kepada Tim Pengadaan CPNS

Departemen Kesehatan Tahun 2009

PO Box (sesuai propinsi peminatan)

dan pada sudut kiri atas bagian depan sampul ditulis Nomor Pendaftaran Registrasi On-line.

Contoh : Peminatan di RSUP Hasan Sadikin Bandung, pada sampul amplop ditulis :

Kepada Tim Pengadaan CPNS Departemen Kesehatan Tahun 2009 PO Box 1710 / Bandung 40000

5.3. Seleksi Administrasi

a. Panitia akan melakukan verifikasi dan validasi terhadap isian print out registrasi on-line dengan berkas pendaftaran yang telah diterima.

b. Berkas yang tidak lengkap dan tidak memenuhi persyaratan, dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi dan panitia tidak menerima susulan kelengkapan berkas.

c. Hasil Seleksi Administrasi akan diumumkan pada tanggal 26 Oktober 2009 melalui website www.ropeg-depkes.or.id dan www.kepegawaian.depkes.go.id.

5.4. Pengambilan Kartu Peserta Ujian

Kartu Peserta Ujian diambil di Panitia propinsi peminatan pada tanggal 27 s/d 29 Oktober 2009 dan diberikan dengan ketentuan sebagai berikut :

a. Diambil sendiri oleh peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi (tidak boleh diwakilkan) dengan membawa :

1) Foto copy print out registrasi on-line.

2) Foto copy Ijazah yang dilegalisir dan dicap basah oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara No. 11 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002.

Bagi peminatan formasi dengan kualifikasi pendidikan :

a) S1 Kesehatan Masyarakat dan Non Kesehatan (Ilmu Komputer, Ekonomi dan lain-lain) harus melampirkan foto copy Transkrip yang mencantumkan peminatan atau Surat Keterangan yang menyatakan program studi/peminatan/jurusan dari institusi.

b) S2 harus melampirkan ijazah D-IV/S1 yang sejalur/sesuai dengan program studi.

3) Surat pernyataan pengunduran diri bermaterai Rp. 6000,- apabila sampai dengan tanggal 30 Nopember 2009 tidak melakukan pemberkasan bagi peserta yang lulus ujian tulis. Surat pernyataan ditandatangani oleh peserta di hadapan panitia propinsi. (Form Surat Pernyataan dapat didownload dari www.ropeg-depkes.or.id dan www.kepegawaian.depkes.go.id).

4) Surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,- tentang kesediaan untuk dibatalkan menjadi CPNS Depkes apabila diketahui berstatus sebagai peserta PPDS bagi Dokter yang mendaftar untuk mengisi formasi Dokter/Dokter Gigi (Form Surat Pernyataan dapat didownload dari www.ropeg-depkes.or.id dan www.kepegawaian.depkes.go.id).

b. Telah dinyatakan sesuai antara Ijazah dan formasi yang tersedia.

Selanjutnya Kartu Peserta Ujian ditempel pas foto berwarna yang terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 2 (dua) lembar pada kolom yang tersedia dan ditandatangani langsung oleh peserta.

5.5. Pelaksanaan Ujian Tulis

a. Ujian Tulis dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2009 di propinsi peminatan yang dituju. Contoh :

• Registrasi on-line di Jakarta, peminatan RS Wahidin Sudirohusodo – lokasi ujian di Makassar.

• Registrasi on-line di Medan, peminatan Poltekkes Tasikmalaya – lokasi ujian di Bandung.

b. Ujian Tulis bagi :

ƒTenaga Kesehatan, meliputi Tes Kompetensi Dasar (Pengetahuan Umum, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Tes Bakat Skolastik) dan Tes Kompetensi Bidang/Substansi Kesehatan.

ƒTenaga Non Kesehatan, meliputi Tes Kompetensi Dasar (Pengetahuan Umum, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Tes Bakat Skolastik).

c. Peserta diwajibkan membawa Kartu Tanda Peserta Ujian, Pensil 2B asli, penghapus, rautan dan alat tulis.

d. Lokasi pelaksanaan ujian tulis akan diumumkan pada saat peserta mengambil Kartu Tanda Peserta Ujian.

5.6. Kelulusan Ujian Tulis

a. Kelulusan Ujian Tulis akan diumumkan pada 14 Nopember 2009.

b. Peserta yang lulus Ujian Tulis harus melakukan daftar ulang secara on-line tanggal 15 s/d 17 Nopember 2009 melalui website www.ropeg-depkes.or.id dan www.kepegawaian. depkes.go.id.

5.7. Lain-lain
1. Seleksi Penerimaan CPNS Departemen Kesehatan Tahun 2009 sama sekali tidak dipungut biaya.

Departemen Kesehatan tidak bertanggung jawab atas pungutan oleh oknum yang mengatasnamakan Departemen Kesehatan atau Panitia sehingga peserta diharapkan tidak melayani tawaran untuk mempermudah penerimaan sebagai CPNS.

2. Berkas yang sudah dikirimkan kepada Departemen Kesehatan menjadi milik Panitia dan tidak dapat diminta kembali.

3. Tidak diperkenankan mengubah pilihan peminatan yang sudah terdaftar.

4. Tidak diperkenankan melakukan registrasi ganda.

5. Hal-hal yang berkaitan dengan seleksi CPNS Departemen Kesehatan Tahun 2009 dapat dilihat pada website www.ropeg-depkes.or.id dan www.kepegawaian.depkes.go.id.

6. Depkes menyediakan layanan Hotline di masing-masing Panitia propinsi pada hari dan jam kerja (Nomor Hotline terlampir).

7. Para pelamar disarankan untuk terus memonitor informasi dan perkembangan seleksi melalui website.

8. Keputusan Panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

9. Apabila dikemudian hari peserta terbukti memberikan data palsu maka kelulusan dibatalkan.

10. Mengingat terjadinya gempa bumi di Propinsi Sumatera Barat maka pengumuman dan pelaksanaan Pengadaan CPNS Departemen Kesehatan Tahun 2009 Propinsi Sumatera Barat akan diatur lebih lanjut.

Jakarta, 5 Oktober 2009

Tim Pengadaan CPNS Depkes TH 2009

TTD

Ketua

Selengkapnya, dapat di-klik di www.kepegawaian.depkes.go.id

Saturday, October 3, 2009

The Eiffel Scholarship 2010-2011

The Eiffel scholarship programme, launched in January 1999 by the French Ministry of Foreign and European Affairs, is aimed at foreign students whose outstanding ability has been recognised by French institutions of higher education who then wish to host these students for the rest of their studies.

The programme is primarily designed to provide education in France for future decision makers in both the private sector and in the national administrations of emerging countries.
Eligibility

The Ministry of Foreign Affairs gives priority to candidates from emerging countries and above all to those who are underrepresented in French universities and higher education institutions: Asia, Latin America, Eastern Europe and new members of the EU and the Middle East.

Applications received from students currently studying abroad are prioritised over those from students already living in France.

Students are unable to apply directly for the Eiffel Scholarship. Applications must be made through a higher education institution. If you are studying in two higher education institutions, you can only submit a single application. In order to apply, you already need to have been offered a place at Sciences Po. For your application to be successful, it is therefore essential that you respect our deadlines.

Sciences Po only proposes those candidates whose profiles match the priorities of the Eiffel scholarship. If you are offered a place to study at

Sciences Po, we will inform you whether your application will be sent on to Egide (the organisation in charge of this scholarship).

Candidates must be under 30 years of age.

Candidates wishing to go on to teach or carry out research are not eligible for this scholarship, as other funding programmes are open to them.

Students who already receive a grant or scholarship from the French government may not apply.

Students who have previously applied for an Eiffel scholarship and who have been unsuccessful may not re-apply, even if they change their field of studies.
The amount awarded

The monthly grant is €1181.

Applications and deadlines

Eiffel Scholarship application form online on September 10, 2009 on www.egide.asso.fr/eiffel

Sciences Po application form online on October 1st, 2009.

The submission deadline for a Sciences Po application including all necessary documentation for the Eiffel Scholarship is November 20, 2009.

Students who wish to be proposed for the scholarship by Sciences Po after having been offered a place must send the Eiffel Scholarship application form with their application to Sciences Po. It is the candidates’ responsibility to complete the first three pages of the application and to provide the necessary documentation. Incomplete applications will not be processed (and will therefore not be forwarded on to Egide).

The deadline for applications set by Sciences Po, November 20, 2009, is not the date on which applications must be received by Egide. This is because it is necessary to have been offered a place at Sciences Po in order to be eligible for the Eiffel Scholarship. Applications received after this date will not be processed.

Eiffel scholarship results will be published on Egide's website during the week of March 22, 2010.
Information

http://www.egide.asso.fr/fr/programmes/eiffel/
Égide - Programme Eiffel
28 rue de la Grange-aux-Belles, 75010 Paris
Tél. : + 33 (0)1 40 40 59 30 Fax : + 33 (0)1 40 40 59 24
Mél. : eiffel@egide.asso.fr

Tentang Gempa

Gejala Umum

Gempa bumi sangat mematikan biasanya terjadi pada saat banyak orang
sudah terbangun dari tidur pulas, misalnya siang hari atau di saat
pergantian waktu antara malam ke pagi hari atau sore ke malam hari.
Tepatnya waktu antara jam 05.00 s/d 08.00 pagi atau
sore. Jadi, bisa dikatakan gempa bumi mematikan tidak terjadi pada saat
mayoritas orang sedang terlelap tidur. Sehingga pantas dikatakan bahwa “sing sopo leno keno“, siapapun yang terlena (tidak eling waspada) akan menjadi korban.

Gempa bumi dahsyat tidak terjadi pada saat orang sedang terlelap
dalam tidur misalnya saat-saat antara jam 24.00 s/d 03.00 malam.
Mungkin hal ini merupakan rumus/prinsip keadilan Tuhan, atau kearifan
hukum alam/kodrat alam.

Gempa bumi tidak terjadi pada saat daratan terjadi bencana alam
mislanya banjir. Karena musibah bencana alam biasanya tidak terjadi
bersamaan, namun bergantian antara bencana yang datang dari daratan,
udara, dan lautan.

Gempa bumi tektonik terjadi di saat musim kering, atau musim
kemarau. Sebaliknya musim penghujan sangat jarang terjadi gempa bumi.
Kecuali gempa vulkanik dari gunung berapi.

Gempa bumi tektonik konon tidak terjadi pada hari selasa. Gempa
bumi juga tidak terjadi pada saat terjadi hujan lebat dan badai sedang
menimpa daratan.

Setelah terjadi gempa besar, biasanya akan segera turun hujan
sangat lebat pada malam harinya. Kejadian ini bisanya berlangsung
hingga 3 kali/hari berturut-turut setiap malam hari. Setelah gempa
besar, apabila tidak terjadi hujan di malam harinya, hendaknya ekstra
hati-hati karena akan terjadi gempa susulan yang lebih besar. Apabia
pasca gempa tektonik yang besar tidak terjadi hujan, hendaknya ekstra
hati-hati terhadap gempa susulan yang kemungkinan besar akan terjadi.

Tanda-tanda Alamiah

Beberapa minggu dan hari sebelum terjadi gempa besar, biasanya akan
muncul awan hitam mulai siang hingga sore hari. Kemunculannya hanya
sekali dua kali/hari, setelah itu lenyap dengan sendirinya. Ciri-ciri
awan hitam tersebut seolah bagaikan mendung tetapi tidak menghasilkan
hujan, warnanya hitam keabu-abuan bergumpal, tetapi rata menutupi
seluruh ruang pandang di langit. Awan hitam itu seolah jaraknya dengan
bumi terasa sangat rendah/dekat. Tidak ada angin, suasana mencekam,
hening namun terkesan sangat mistis (beraura energi kuat).

Cermati bila keadaan di atas mulai tampak. Coba anda konsentrasi di
dalam rumah dan coba juga di luar rumah, apakah badan anda merasa
panas/gerah atau malah cenderung dingin ? Jika anda tidak merasakan
gerah, seyogyanya anda lebih hati-hati.

Langit cerah dan bersih, kadang terdapat gumpalan awan putih dengan
membentuk sebuah konfigurasi yang aneh dan unik. Kadang muncul
knfigurasi seperti pusaka misalnya keris, kujang, rencong, ekor kuda,
tongkat vertikal. Kadang berbentuk menyerupai wayang kulit, wajah
raksasa, wajah bola mata manusia dst. Berbagai konfigurasi awan yang
aneh-aneh tersebut merupakan gejala yang dipengaruhi oleh radiasi
energi bumi, kondisi tekanan udara yang mengalami distorsi oleh adanya
desakan energi bumi yang melebihi kewajaran. Masing-masing konfigurasi
awan memiliki arti dan makna sendiri-sendiri. Untuk menerjemahkannya
pun perlu keahlian khusus setelah kita terbiasa mengolah rahsa pangrasa.

Di samping itu, saat sebelum gempa suhu terasa sangat panas
menyengat melebihi kewajaran biasanya. Bahkan pada saat anda di dalam
ruangan atau rumah sekalipun. Rasakan dan cermati hawa panas semacam
ini, biasanya secara spontan membuat perasaan menjadi panik, gundah,
gelisah. Itulah panasnya hawa bebendu, sampai terasa panas di daun
telinga kita, panas seperti dipanggang api. Bila kita merasakan hawa
dan gejala alam seperti ini hendaklah meningkatkan kewaspadaan,
biasanya hawa panas tersebut merupakan radiasi dari tegangan energi
dari dalam lempeng bumi yang siap terlepas menjadi energi gempa bumi
tektonik yang besar. Hawa panas semacam ini dapat kita rasakan dalam
jarak hingga ribuan kilometer. Misalnya posisi kita sedang di Jakarta,
lalu merasakan hawa panas tersebut, yang menjadi gejala akan terjadi
gempa di wilayah Papua, Maluku, Ambon, Sumatera Barat, Bengkulu, dan
Lampung. Hawa panas tersebut bisa di rasakan dari mana arah datangnya.
Nah, arah itulah menunjukkan lokasi tempat di mana akan terjadi gempa
bumi.

Rasakan aura panas “bebendu” tersebut, yang terasa mengalir dari
dalam tanah, melewati permukaan tanah lalu naik ke atas menjadi radiasi
yang kuat.

Bila anda tidur di bawah tidak di atas ranjang, berarti anda
langsung bersentuhan dengan bumi. Saat itu anda bisa berkonsentrasi dan
memasang indera batin dan kalbu anda untuk mencermati suara yang
berasal dari bawah permukaan tanah, atau yang berasal dari dalam bumi.
Apabila terdengar suara gemuruh, terkadang disertai letupan dan
dentuman kecil, hendaknya kewaspadaan ditingkatkan. Karena suara gemurh
dan dentuman-dentuman itu merupakan proses pergerakan lempeng bumi yang
akan berubah menjadi kekuatan gelombang tektonik.

Tanda-tanda Khusus
Bagi yang telah terbiasa olah batin
dan menajamkan rasa pangrasa, atau rahsa sejati akan lebih mudah
membaca peringatan dini dari sinyal-sinyal yang dipancarkan dalam
gerak-gerik makhluk penghuni alam semesta ini.

Beberapa minggu misalnya antara 4 s/d 12 minggu sebelumnya, kita
dapat menyaksikan peristiwa spektakuler, di mana terjadi eksodus
besar-besaran oleh masyarakat “halus” dari arah mata angin tertentu
menuju ke satu arah yang lain. Misalnya dari arah selatan ke arah
utara. Disebut masyarakat karena mereka hidup berkelompok, juga membuat
suatu koloni yang saling berinteraksi di antaranya. Masyarakat “halus”
itu rupanya sudah merasakan suhu panas yang terpancar dari pusat gempa
(episentrum) . Walaupun gempa belum terjadi, namun energi tektonik yang
tertahan dan terakumulasi di dalam lapisan kulit bumi dalam sekian lama
waktunya akan menimbulkan spleteran energi yang terasa panas dan
membuat badan terasa gerah sekali. Panas itulah yang membuat mereka
tidak betah/kuat lalu “mengungsi” menjauhi pusat-pusat panas calon
episentrum tersebut. Hal ini pernah terjadi 3 bulan sebelum gempa
Jogja. Dan 2 bulan sebelum gempa Bengkulu akhir tahun 2007 lalu.

Perilaku binatang yang tidak wajar alias keluar dari pakem
kebiasaannya. Misalnya kucing, anjing, mencari tempat-tempat yang
dingin untuk berteduh/tidur. Biasanya kucing dan anjing betah di
tempat-tempat yang hangat dan panas. Kicau burung emprit gantil yang
semakin intensif terdengar di malam hari, padahal biasanya emprit
gantil berkicau di pagi, siang, dan sore hari.

Hewan dan binatang melata, binatang yang hidup di dalam rongga
tanah keluar berkeliaran pada waktu-waktu diluar kebiasaannya,
berkeliaran ke tempat-tempat yang tidak biasa disambangi atau menjadi
habitat hidupnya.